NASA kembali mencetak tonggak sejarah baru dalam eksplorasi ruang angkasa dengan mengizinkan para astronot membawa iPhone dalam misi Artemis II , yang akan mengorbit Bulan. Keputusan ini sangat penting, mengingat peraturan ketat yang terkenal diterapkan oleh badan antariksa tersebut mengenai barang apa saja yang boleh dibawa ke luar angkasa.
NASA Allows iPhones
Perangkat yang dikenal sebagai iPhone 17 Pro Max ini harus menjalani serangkaian pengujian yang panjang dan kompleks sebelum dinyatakan aman. Proses ini tidak sederhana. NASA Allows iPhones, Menurut Tobias Niederwieser dari BioServe Space Technologies, ada empat tahap utama yang terlibat, mulai dari pemeriksaan keamanan awal hingga evaluasi menyeluruh terhadap potensi risiko.
Pada tahap awal, perangkat diperiksa melalui panel pengaman untuk memastikan tidak ada komponen berbahaya. Tahap selanjutnya memeriksa potensi risiko, seperti bagian yang rapuh atau komponen bergerak yang dapat menimbulkan bahaya dalam kondisi tanpa gravitasi. Setelah itu, tim mengembangkan strategi mitigasi untuk risiko yang teridentifikasi, sebelum akhirnya diuji kembali untuk memastikan semua potensi bahaya telah sepenuhnya diatasi.
Prosedur ketat ini bukan tanpa alasan. Di luar angkasa, kondisinya sangat berbeda dari di Bumi. Pecahan kecil, seperti kaca, yang biasanya jatuh ke tanah, justru dapat melayang bebas, menimbulkan risiko bagi astronot atau merusak peralatan penting. Selain itu, paparan radiasi juga merupakan ancaman serius bagi perangkat elektronik, sehingga setiap komponen harus dipastikan benar-benar aman.
Pendekatan konservatif NASA terhadap teknologi baru juga terlihat jelas dalam penggunaan peralatan lama pada misi-misi sebelumnya. Kamera yang akan digunakan dalam Artemis II, misalnya, masih menggunakan DSLR Nikon keluaran tahun 2016 dan beberapa GoPro yang sudah berusia lebih dari satu dekade. Hal ini menunjukkan bahwa kejernihan gambar diprioritaskan di atas teknologi terbaru.
Menariknya, Apple tidak terlibat langsung dalam proses persetujuan NASA. Meskipun perusahaan ini dikenal melakukan pengujian ekstrem pada produk-produknya—mulai dari benturan hingga suhu tinggi—pengujian khusus tanpa gravitasi bukanlah bagian dari standar mereka.
Dalam misi ini, iPhone tidak akan digunakan untuk fungsi-fungsi penting.NASA Allows iPhones karena perangkat ini akan lebih berfungsi sebagai alat dokumentasi, membantu para astronot mengabadikan momen dan pengalaman selama perjalanan. Selain itu, akses ke perangkat seperti internet dan Bluetooth tetap dibatasi untuk memastikan keamanan sistem.
Meskipun ini menandai penggunaan resmi pertama iPhone dalam misi NASA, ponsel pintar bukanlah hal baru di luar angkasa. Beberapa misi swasta sebelumnya telah membawa perangkat serupa, termasuk misi Inspiration4 pada tahun 2021, yang menggunakan iPhone untuk memotret Bumi.
Dengan keputusan ini, NASA menunjukkan keterbukaannya terhadap teknologi modern, tanpa mengorbankan prinsip inti keselamatan. Sebuah langkah kecil untuk perangkat seluler, tetapi simbol besar bagi integrasi teknologi sehari-hari ke dalam eksplorasi ruang angkasa.



























